You are here:

Home Category Table Manfaat Tidur Bagi Bayi
Manfaat Tidur Bagi Bayi PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 28 January 2012 01:12

Tidur sangat penting untuk semua makhluk hidup. Ketika tidur, tubuh bisa beristirahat setelah melakukan aktifitas dan memperoleh energi baru. Jika tidur tidak cukup, tubuh terasa lelah dan mudah sakit. Sebaliknya, tubuh lebih segar dan penuh tenaga setelah tidur malam yang cukup. Tetapi tidur memberi manfaat lebih dari itu, terutama pada bayi.

Anak Tumbuh pada saat Tidur

Proses emas perkembangan otak anak berlangsung sejak dalam kandungan hingga usia empat tahun. Otak Bayi tumbuh tiga kali lipat dari keadaan lahir atau mencapai 80% dari otak orang dewasa pada tahun pertamanya. Dan masa ini hanya terjadi sekali seumur hidup. Untuk mencapai tumbuh kembang dan kecerdasan optimal, bayi membutuhkan tidur yang cukup. "Kecukupan waktu tidur anak akan berpengaruh pada perkembangan kecerdasan dan tumbuh kembang anak," ungkap Dr. Sordjatmiko, Sp.A(K), Msi, Konsultan tumbuh kembang anak dari FKUI RSCM. Itulah sebabnya bayi membutuhkan tidur lebih banyak dibandingkan orang dewasa.

Tidur REM dan Non-REM

Tahapan tidur ada dua, yaitu REM (Rapid Eye Movement/tidur aktif) dan non REM. Bayi usia 0-1 bulan menghabiskan waktu 16 jam untuk tidur 50% tidur aktif dan 50% tidur tenang. Tidur aktif mirip dengan waktu bangun mata bergerak-gerak, denyut jantung dan napas tidak teratur.

Pada fase tidur aktif, sel-sel otak tumbuh lebih cepat."Selama tidur REM, aliran darah ke sel otak meningkat," jelas Dr. Dwi Putro Widodo, Sp.A(K), Mmed (Clin Neuro Science), konsultan saraf anak FKUI-RSCM. "Pada saat bersamaan, otak anak akan mengalami rangsangan yang diperoleh dari pengalaman atau aktivitas selama berinteraksi dengan lingkungannya."Hal ini akan berpengaruh pada perbaikan emosi maupun kognitif anak.

Semakin bertambah usia anak, fase tidur REM semakin berkurang. Hingga usia tiga tahun, tidur aktif bayi hanya tersisa 20% dari total waktu tidurnya. Sisanya, anak mengalami tidur tenang. Berbeda dengan fase REM, saat tidur nyenyak berpengaruh pada restorasi fisik. Yaitu terjadi konservasi energi secara anabolik dan tubuh melakukan perbaikan sel-sel. Hormon adrenalin dan kortisol menurun dan meningkatkan kadar hormon pertumbuhan.

Karena tidur penting bagi bayi. Anda harus membantunya mencapai tidur yang lebih baik. Caranya dengan memastikan asupan nutrisi yang cukup dan memperbaiki faktor lain yang bisa mengganggu tidur bayi.

Faktor yang mempengaruhi pola tidur bayi:

  1. Karakteristik dasar.
  2. Anak berkarakter aktif cenderung kurang tidur semasa menjadi bayi baru dibandingkan anak yang pendiam.
  3. Lama waktu antara makan dan minum.
  4. Anak yang memiliki waktu antara minum/makan lebih panjang, akan mudah terbangun.

Secara umum, bayi memiliki pola waktu tidur  rata-rata (lihat tabel).

 

 

Biasanya bayi terbangun karena ia lapar/pipis atau buang air. Jika karena pipis/buang air, Bunda dapat menjaga celana si kecil tetap kering agar pola jam tidurnya tidak terganggu karena mengompol. Anda dapat menyimak artikel berikut kami yaitu: Masalah tidur pada bayi.

Last Updated on Friday, 17 February 2012 04:37
 
  • olalababy.jpg
  • thermometer 2.jpg