You are here:

Home Category Blog Panduan Dasar Menyusui
Panduan Dasar Menyusui PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 11 August 2008 15:14

Pertama kali anda memeluk bayi anda di ruang persalinan, menuntun mulut bayi anda menuju payudara anda. ASI anda belumlah keluar, namun pada saat tersebut payudara anda sedang memproduksi substansi yang disebut kolostrum yang akan melindungi bayi anda dari infeksi.

Jangan panik jika bayi anda memiliki kesulitan menemukan atau menyusu ada payudara anda. Menyusui merupakan seni yang membutuhkan kesabaran dan banyak latihan. Tidak ada yang mengharapkan anda untuk menjadi ahli pada awal-awal menyusui. Karena itu, jangan segan untuk bertanya pada suster apa yang sebaiknya anda lakukan selama anda di rumah sakit (Jika bayi anda prematur, mungkin anda tidak akan langsung menyusuinya secara langsung namun anda harus segera memulai memompa ASI anda. Bayi anda akan menerima ASI anda melalui botol atau tabung sampai ia mampu menyusu langsung pada anda.

 

Ketika anda memulai, ingatlah bahwa menyusui itu tidak menyakitkan. Perhatikan apa yang payudara anda rasakan ketika bayi anda sedang menyusu pada anda (latch on), mulutnya harus menutupi areola (lingkaran hitam disekitar puting), dan puting anda harus berada agak jauh didalam mulut bayi. Jika Latch on menyakitkan, hentikan hisapannya - dengan memasukkan jari kelingking anda diantara gusi bayi anda dan puting anda (pastikan tangan anda bersih sebelum menyusui) - dan kemudian mencoba kembali. Sekali bayi telah Latch-on dengan baik, sisanya? He'll do the rest.

 

 

Asi merupakan "makanan terbaik" yang mengandung gizi paling lengkap untuk si kecil. Asi mengandung asam lemak, laktosa air dan asam amino dalam kandungan yang tepat dan sesuai dengan pencernaan, perkembangan otak dan pertumbuhan si kecil. Asi juga mengandung beberapa mikronutrien yang dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh si kecil.  Selain itu, pemberian ASI minimal selama 6 bulan dapat menghindarkan si kecil dari obesitas atau kelebihan berat badan. Asi membantu menstabilkan pertumbuhan lemak bayi sehingga nantinya akan terhindar dari kelebihan atau kekurangan berat badan.

DHA atau ARA merupakan komponen ASI yang penting untuk perkembangan otak bayi. Dr. Birch dkk telah melakukan penelitian untuk mengetahui efek pemberian asam lemak rantai panjang ini terhadap perkembangan mental bayi. Ketika memasuki usia 18 bulan, bayi-bayi yang mendapatkan formula yang telah diperkaya DHA dan ARA dengan kadar yang tepat, memiliki perkembangan mental yang nilainya 7 poin lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang mendapatkan formula tanpa penambahan DHA dan ARA. Fungsi penglihatan ini juga mejadi lebih baik. Hal ini bisa dipahami karena DHA dan ARA merupakan "zat pembangun" otak dan mata.

60% dari otak merupakan lemak, dan lemak yang paling banyak ditemukan di otak adalah DHA, yang merupakan asam lemak omega 3. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa perkembangan mental yang optimal tidak dapat dicapai dengan kadar DHA yang rendah.

Bayi yang mendapatkan ASI lebih jarang sakit karena mendapatkan asupan antibodi dari ibu. Bayi terlindungi dari pneumonia, botulisme, bronkitis, infeksi stafilokokus, influenza, infeksi telinga dan campak jerman. Melalui ASI, ibu juga menyumbangkan antibodi dari berbagai penyakit yang pernah dideritanya sehingga bayinya terlindung dari penyakit tersebut.

Saluran cerna bayi  yang mendapatkan ASI kaya akan bakteri baik yang akan melawan bakteri jahat di usus si kecil. ASI yang langsung dihisap dari payudara ibu, selalu dalam keadaan steril, tidak terkontaminasi dengan air ataupun botol susu yang kotor, sehingga si kecil terhindar dari ancaman diare.

Menghisap payudara dapat membantu perkembangan rahang. Dibandingkan dengan botol, lebih sulit untuk menghisap dari payudara. Namun, hal ini bisa dijadikan latihan untuk memperkuat rahang dan membantu pertumbuhan gigi yang sehat dan rapi.

Kelebihan lainnya, meningkatkan jalinan kasih sayang antara anda dan buah hati tercinta dan yang pasti tidak akan menyebabkan alergi pada si kecil. Dengan memberi ASI berarti anda tak perlu mengeluarkan dana untuk membeli susu kaleng atau memasak air untuk menyeduh susu.

 

 

Tim menyusui yang kompak

Apa yang terjadi di dalam payudara? Darimanakah ASI berasal? Apakah ketika si kecil menyusui si kecil tetap bisa bernafas dengan baik? Ibu tidak perlu khawatir, ibu dan si kecil secara alami telah "dirancang" untuk menjadi tim menyusui yang kompak. Perhatikan gambar berikut, yang memperlihatkan kerjasama ibu dan si kecil selama proses menyusui berlangsung.

Kunci keberhasilan menyusui adalah posisi yang nyaman dan perasaan yang tenang. Pastikan bahwa perut si kecil menempel pada perut ibu. Dengan posisi nyaman, si kecil akan giat menghisap sehingga kelenjar susu akan terangsang untuk menghasilkan lebih banyak ASI. Perasaan ibu yang tenang akan sangat dibutuhkan untuk mendukung produksi ASI.

Bagaimana jika ASI sedikit?

Hipogalaktia atau produksi ASI yang kurang, dapat menjadi kendala keberhasilan menyusui. Bagaimana menyiasatinya?

  • Mengkonsumsi daun katuk, bisa dimasak bening atau dijadikan lalapan.
  • Mengkonsumsi susu khusus untuk ibu menyusui, terutama sebelum dan sesudah menyusui.
  • Banyak minum air putih dan makanan berkuah, seperti sop sayuran, bubur kacang hijau, dll.
  • Memperbanyak konsumsi sayuran (buncis, bayam, kacang panjang)
  • Menenangkan hati dan pikiran karena suasana hati ibu dapat memperngaruhi sedikit banyaknya produksi ASI.

 

 

 

 

Last Updated on Friday, 30 May 2014 08:01
 
  • olalababy.jpg
  • thermometer 2.jpg