You are here:

Home Section Blog Current Users Si Tukang Ngemut Makanan
Si Tukang Ngemut Makanan PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 25 March 2010 09:17

Makanan sudah masuk kemulutnya, tapi mengapa tak kunjung dikunyah? sesuap makanan itu dikunyah sampai menjadi ampas, tapi tidak kunjung ditelan juga. Tahukah anda kebiasaan mengemut makanan dapat mengganggu pertumbuhan giginya?

Saat disuapi, Nadia (2,5 tahun) tak mengalami masalah. Hap..., makanan pun masuk kedalam mulut mungilnya. Tapi ia tak segera mengunyah, apalagi menelan. Entah berapa puluh menit Nadia mengemut makanan tersebut. Ibunya menyodorkan segelas air minum untuk "mendorong" makanan tersebut. Air minum memang masuk, tetapi makanannya tetap ia emut!!

Berbagai faktor penyebab

Anak mengemut makanan dapat disebabkan karena berbagai faktor baik fisiologis, penyakit atau psikologis.

1. Sedang sakit

Ketika anak sakit gigi, sariawan atau sakit tenggorokan, ia sulit mengunyah apalagi menelan makanan. Jadi, wajar saja bila ia hanya mampu mengemut makanan. Selain itu gangguan sensori, seperti tidak dapat merasakan ada tekstur yang kasar didalam mulut, dapat membuat anak hanya mampu mengemut makanannya. Begitu pula jika anak mengalami gangguan pencernaan.

2. Mencari rasa aman

Hati-hati saja, pengalaman buruk anak saat makan dapat membuatnya berontak dan menolak makan dengan cara hanya mendiamkan dan mengemut makanannya. Misalnya saja, anak dipaksa makan oleh orang tua atau pengasuhnya atau orang tua/pengasuh panik saat anak tidak mau makan. Kebiasaan mengemut makanan bisa juga karena ia mendapatkan rasa aman seperti saat ia mengemut ibu jarinya. Si kecil merasa aman dan nyaman ketika mengemut makanannya dan tak tanggap terhadap lingkungan sekitarnya. Kebiasaan seperti ini sangat merugikan kesehatannya terutama pertumbuhan giginya, karena bisa menimbulkan karies.

Atasi dengan bijak

Segala bujuk rayu dan aneka cara menarik perhatiannya perlu anda coba semaksimal mungkin. Setelah anda mengetahui penyebab mengapa anak anda mengemut makanannya, anda dapat mengubah kebiasaannya itu. Jika penyebabnya masalah fisiologis, anda dapat melatihnya mengunyah. Caranya, agak lumatkan makanan itu sebelum menyuapkannya pada si kecil. Kalau masih gagal, segeralah berkonsultasi dengan dokter anak anda. Siapa tahu anak perlu bantuan terapis untuk mengajarkannya mengunyah dan menelan makanan. Bila anak mengunyah makanannya karena sakit, misalnya sakit tenggorokan atau sariawan, anda dapat memberikannya makanan lembek yang langsung dapat ditelan. Tentu saja, lakukan juga pengobatan sesuai dengan anjuran dokter.

Bila penyebabnya bukan faktor fisik, maka anda perlu melakukan introspeksi terhadap apa yang anda lakukan selama ini. Apakah si kecil pernah mengalami pemaksaan makan? pernahkan ia mengalami pemberian makanan yang terlalu banyak untuk ukuran lambungnya sehingga ia sekarang berontak dengan cara mengemut makanannya? Adakah peristiwa lain seperti kelahiran adik, suasana rumah yang kurang nyaman, pertengkaran orang tua yang membuatnya kehilangan nafsu makan? apakah ia tengah bosan terhadap menu makanan yang disajikan selama ini? Dengan menelusuri sebab-sebab ini, anda dapat menentukan solusi yang tepat bagi si kecil yang gemar mengemut makanan. Bila si kecil mengemut makanannya sebagai tanda ia berontak terhadap anda, artinya anda perlu melakukan upaya langkah perdamaian agar si kecil tidak mengemut makanannya lagi.

Ketika anak mengemut makanan dan makanannya tidak kunjung habis hingga 30 menit lamanya. Anda perlu segera menghentikan aktivitas makan si kecil. Waktu makan yang terlalu lama bisa membuat anak anda dan juga anda, tertekan. Jadi hentikan kegiatan makan setelah 30 menit, lalu 2 jam kemudian tawari anak makan lagi dengan menu berbeda. Misalnya camilan lengkap gizi, seperti kroket isi daging dan sayuran cincang.

Tidak perlu panik di hadapan anak. Tunjukkan sikap tenang sambil menghibur anak bahwa kali ini tidak apa-apa dia tak bisa menghabiskan makanannya. Tetapi, jelaskan pula bahwa anda berharap anak mau mengunyah dan menelan makanannya di kesempatan makan berikutnya. Untuk itu, anda memang perlu menyiapkan menu makanan lain yang lebih menarik dan tak kalah kandungan gizinya dengan makanan sebelumnya.

Bila si kecil mengemut makanannya karena ia menemukan kenikmatan dan kenyamanan seperti halnya menghisap ibu jari, Anda perlu menarik perhatiannya dengan memberinya mainan atau kegiatan bermain sehingga membuat kedua tangannya sibuk. Alihkan pula perhatiannya dari kenikmatan mengemut makanannya saja. Salah satu caranya adalah ajak si kecil bersama-sama makan di meja makan. Biasanya anak tergerak untuk makan dengan baik bila ia duduk bersama kedua orang tuanya di meja makan dan melihat bagaimana kedua orang tuanya menikmati makanannya. Jadi, beri kesempatan si kecil makan sendiri.

Taktik menghadapi si Pengemut

  • Pertama-tama Anda harus sabar dan tenang menghadapi si pengemut makanan.
  • Tunjukkan sikap perduli terhadap kegiatan makan anak dengan memberi pujian atau menemaninya makan.
  • Jangan paksa anak segera mengunyah, apalagi menelan makanannya. Beri penjelasan sederhana agar ia mau melakukan kegiatan makan ini dengan baik, dan biarkan si kecil menikmati suap demi suap makanannya.
  • Ubah menu makanannya. Adakalanya anak mengemut makanan karena ia bosan atau kehilangan selera makanannya saat ini. Pemberian menu makanan baru yang menggugah seleranya diharapkan dapat membuat anak tak lagi mengemut makanannya.
  • Hindari rasa dan bau makanan yang menyengat. Adakalanya. Saatya hidangan yang terlalu menyengat membuat anak mual sehingga ia sulit menikmati makanan apalagi mengunyah atau menelannya.
  • Jadwalkan waktu makan yang teratur. Jangan beri camilan di antara waktu makannya. Dengan memberi makanan sesuai waktunya, anak terhindar dari rasa kenyang atau kehilangan selera makannya. Justru dengan jadwal pemberian makan anak merasakan lapar dan tetap memiliki selera untuk makan.
  • Ciptakan suasana makan yang santai. Saat makan, anak jangan dikondisikan dalam suasana yang menegangkan. Ciptakan suasana makan yang santai sehingga anak merasa nyaman menikmati makanannya dan tak memberontak dengan cara mengemut makanannya saja.

 

 

 

Last Updated on Thursday, 25 March 2010 09:04
 
  • olalababy.jpg
  • thermometer 2.jpg